News

SLB TNCC Luncurkan UNIKA dan Buku Karya Guru

Banda Aceh – Sekolah Luar Biasa (SLB) TNCC terus memperkuat komitmennya menghadirkan pendidikan yang inklusif dan berorientasi pada kemandirian peserta didik. Komitmen tersebut diwujudkan melalui peresmian Unit Bisnis dan Karya (UNIKA) serta peluncuran Buku Karya Guru SLB TNCC yang berlangsung di lingkungan sekolah, Rabu (22/7).

Peresmian dilakukan oleh Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh, dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Aceh, Drs. Syakir, M.Si.

Turut hadir Kepala Bidang Pembinaan SMA dan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus (PKLK) Dinas Pendidikan Aceh, Syarwan Joni, S.Pd., M.Pd., Ketua Yayasan Rumah Kita Indonesia Dr. H. Dahlawi, M.Si.

Kemudian, Kepala SLB TNCC DM. Ria Hidayati, S.Psi., M.Ed., Gr., Ketua Komite SLB TNCC Dr. Zainal Abidin, S.T., M.M., para guru, orang tua peserta didik, serta tamu undangan dari berbagai instansi dan mitra pendidikan.

UNIKA menjadi salah satu langkah strategis SLB TNCC dalam memperkuat pendidikan vokasional bagi peserta didik berkebutuhan khusus. Melalui unit tersebut, siswa mendapat ruang belajar yang memungkinkan mereka mengembangkan keterampilan, kreativitas, dan jiwa kewirausahaan sebagai bekal hidup mandiri di tengah masyarakat.

Selain meresmikan UNIKA, SLB TNCC juga meluncurkan Buku Karya Guru sebagai bentuk komitmen membangun budaya literasi. Buku tersebut berisi pengalaman para guru, inovasi pembelajaran, serta praktik-praktik baik dalam memberikan layanan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus.

Ketua Yayasan Rumah Kita Indonesia, Dr. H. Dahlawi, M.Si., mengapresiasi kehadiran Pemerintah Aceh dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, dukungan pemerintah menjadi motivasi bagi sekolah untuk terus berinovasi.

“Kami merasa sangat terhormat atas kehadiran Bapak Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh, dan Kesra Sekda Aceh beserta Bapak Kepala Bidang PKLK Dinas Pendidikan Aceh di SLB TNCC. Kehadiran ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus berinovasi menghadirkan layanan pendidikan terbaik. Kami berharap Pemerintah Aceh terus membersamai langkah-langkah SLB TNCC sehingga semakin banyak program yang mampu mengembangkan potensi, keterampilan, dan kemandirian anak-anak berkebutuhan khusus,” ujarnya.

Usai memberikan sambutan, Syakir didampingi Syarwan Joni, Ketua Yayasan Rumah Kita Indonesia, Kepala SLB TNCC, serta para tamu undangan melakukan pemotongan pita sebagai tanda diresmikannya UNIKA.

Rombongan kemudian meninjau sejumlah unit bisnis yang dikelola sekolah, mulai dari Unit Tata Graha (laundry), Unit Tata Boga yang memproduksi rengginang dan pisang sale, hingga Unit Handcraft yang menampilkan beragam hasil kerajinan tangan karya peserta didik.

Dalam kesempatan itu, Syakir dan Syarwan Joni juga berdialog langsung dengan guru dan peserta didik mengenai proses pembelajaran serta pengembangan produk yang dihasilkan.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan peluncuran Buku Karya Guru SLB TNCC yang ditandai dengan peluncuran buku secara simbolis oleh Syakir bersama para tamu kehormatan.

Dalam sambutannya, Syakir mengaku bangga dapat menyaksikan secara langsung semangat belajar dan kreativitas peserta didik di SLB TNCC.

“Saya merasa sangat senang dapat hadir di SLB TNCC. Apa yang saya lihat hari ini sungguh membanggakan. Anak-anak memiliki semangat belajar yang tinggi, penuh percaya diri, dan mampu menghasilkan karya-karya yang luar biasa. Kehadiran UNIKA membuktikan bahwa pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus tidak hanya membentuk karakter, tetapi juga membekali mereka dengan keterampilan untuk hidup mandiri,” kata Syakir.

Ia juga mengapresiasi dedikasi Yayasan Rumah Kita Indonesia, para guru, tenaga kependidikan, serta orang tua yang terus mendampingi tumbuh kembang peserta didik. Menurutnya, keberhasilan pendidikan anak berkebutuhan khusus merupakan hasil kolaborasi yang erat antara pemerintah, sekolah, yayasan, keluarga, dan masyarakat.

Melalui peresmian UNIKA dan peluncuran Buku Karya Guru, SLB TNCC menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pendidikan yang inklusif, inovatif, dan berdampak.

Sinergi antara Pemerintah Aceh, Dinas Pendidikan Aceh, Yayasan Rumah Kita Indonesia, sekolah, orang tua, dan seluruh mitra diharapkan terus terjalin guna meningkatkan kualitas layanan pendidikan sekaligus membuka peluang yang lebih luas bagi anak-anak berkebutuhan khusus agar tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, produktif, dan berdaya saing. []

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button