
Sleman – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid mewisuda 568 taruna dan taruni Program Studi Sarjana Terapan Pertanahan Politeknik Agraria STPN Tahun Akademik 2025/2026. Dalam kesempatan itu, Nusron berpesan agar seluruh lulusan menjaga integritas di mana pun nantinya bertugas.
Pesan tersebut disampaikan Nusron saat prosesi wisuda yang digelar di Pendopo Sasana Widya Bhumi, Politeknik Agraria STPN, Sleman, akhir pekan lalu. Menurutnya, profesi di bidang pertanahan memiliki tanggung jawab moral yang besar karena berkaitan langsung dengan kehidupan masyarakat.
“Di mana pun Saudara bekerja, integritas harus dijaga. Saudara akan berhadapan dengan tanah yang menyangkut kehidupan masyarakat, tempat tinggal, mata pencaharian, investasi, pembangunan, bahkan masa depan keluarga. Karena itu, pekerjaan di bidang pertanahan dan agraria membutuhkan tanggung jawab moral yang sangat besar,” kata Nusron dalam keterangannya, Senin (7/9).
Selain mengucapkan selamat kepada para wisudawan dan wisudawati, Nusron juga menyampaikan apresiasi kepada orang tua dan keluarga yang telah mendukung para taruna selama menempuh pendidikan. Ia turut mengapresiasi dosen, tenaga kependidikan, dan seluruh civitas academica Politeknik Agraria STPN yang telah mencetak generasi baru di bidang agraria, pertanahan, dan tata ruang.
Nusron mengatakan wisuda kali ini menjadi momen bersejarah karena merupakan wisuda perdana sejak STPN bertransformasi menjadi Politeknik Agraria STPN. Menurutnya, perubahan tersebut diharapkan semakin memperkuat pendidikan vokasi di bidang agraria dan pertanahan.
“Kita membutuhkan SDM yang memahami persoalan pertanahan secara utuh, menguasai teknologi, mampu bekerja secara profesional, dan yang paling penting, memiliki integritas,” ujarnya.
Dalam acara tersebut, Nusron didampingi Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN Ossy Dermawan serta sejumlah pejabat pimpinan tinggi madya dan pratama Kementerian ATR/BPN.
Prosesi wisuda ditandai dengan penyerahan ijazah oleh Nusron dan Ossy Dermawan kepada para lulusan. Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan pelepasan atribut wisuda dan penyerahan Kartu Anggota Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi (KAPTI) Agraria.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Direktur Politeknik Agraria STPN Sri Yanti Achmad menyebut wisuda perdana ini menjadi momentum istimewa bagi kampus maupun para lulusan.
“Kelulusan hari ini merupakan buah dari kerja keras, ketekunan, dan perjuangan yang telah dilalui selama menempuh pendidikan. Kami berharap para lulusan dapat membawa ilmu dan kompetensi yang diperoleh untuk memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat, khususnya dalam menghadapi berbagai tantangan di bidang agraria, pertanahan, dan tata ruang,” ujar Sri Yanti.
Pada wisuda Tahun Akademik 2025/2026 ini, tiga taruni meraih predikat lulusan terbaik. Mereka adalah Susana Nadia Putri Betan, taruni tugas belajar utusan Kantor Wilayah BPN Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan IPK 3,94, Novita Ayu Kustianingsih dari Kanwil BPN Provinsi Riau dengan IPK 3,91, dan Ni Luh Putu Ananda Pertiwi dari Kanwil BPN Provinsi Lampung dengan IPK 3,90.
Prosesi wisuda juga dihadiri Sekretaris Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta, kepala Kantor Wilayah BPN se-Indonesia, serta jajaran pejabat Kementerian ATR/BPN. []





