
Banda Aceh – Sebanyak sembilan musisi Aceh akan tampil dalam acara Tribute to Nyawoung di Taman Seni Budaya Aceh, Banda Aceh, Senin (25/5) malam. Acara ini digelar oleh Komunitas Endatu Kreatif dan terbuka gratis untuk masyarakat umum.
Musisi yang tampil yakni Moritza Thaher, Sukamosa, Nazar Apache, TANGKE, Joel Pasee, Fahmil Arabi, Lea Amalia, Syarifah Raikhan, dan Pupha Ethanica.
Mereka akan membawakan kembali lagu-lagu dari album Nyawoung yang dirilis pada tahun 2000. Sejumlah lagu yang akan dibawakan di antaranya Saleum, Untong Kamoe Nyoe, Adak Na, Na Nyeum Meurempok, Panglima Prang, hingga Prang Sabi.
Acara tersebut menjadi puncak rangkaian Gema Tanah Rencong: Harmoni Etnik Aceh. Penonton akan disuguhkan perpaduan musik tradisi dan modern dalam satu panggung lintas generasi.
Dengan konsep tata panggung yang megah serta nuansa nostalgia dari lagu-lagu Nyawoung, pertunjukan malam ini disebut bakal menjadi momen spesial bagi masyarakat Aceh dalam merayakan identitas budaya melalui musik.
Ketua Komunitas Endatu Kreatif, Rizqi Mubarak, mengajak masyarakat untuk hadir menikmati pertunjukan tersebut. Ia menegaskan acara digelar tanpa tiket masuk.
“Kami ingatkan, acara nanti malam tidak dipungut biaya, tidak ada tiket, gratis. Semua boleh datang, ajak sanak family, mari sama-sama kita bernostalgia dengan karya-karya Nyawoung,” katanya.
Menurut Rizqi, Tribute to Nyawoung bukan sekadar pertunjukan musik, tetapi juga ruang untuk mengingat kembali karya-karya yang pernah menjadi tonggak musik etnik Aceh.
“Kami ingin generasi muda melihat bahwa tradisi bisa terus hidup melalui kolaborasi lintas generasi,” katanya.
Rizqi menjelaskan kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Pemanfaatan Hasil Kelola Dana Abadi Kebudayaan Tahun 2025 Kementerian Kebudayaan.
“Kami mengajak musisi dan seniman Aceh untuk ikut serta, karena Kementerian Kebudayaan membuka peluang bagi perorangan maupun komunitas untuk mengelola dana kebudayaan melalui pengkaryaan, pertunjukan, dan pendokumentasian,” ujar Rizqi Mubarak.
Tribute to Nyawoung menjadi penutup rangkaian Gema Tanah Rencong yang berlangsung sejak Sabtu (24/5). Sebelumnya, kegiatan itu menghadirkan Festival Musik Etnik Aceh dengan 13 grup musik serta Seminar Musik Etnik Kolaborasi yang diikuti sekitar 150 peserta. []






