
Sleman – Perjuangan PSS Sleman dalam perburuan tiket promosi langsung ke kasta tertinggi dengan predikat sebagai juara Grup 2 atau Grup Timur ajang Pegadaian Championship 2025/26 dipastikan bakal berlangsung hingga laga pekan ke-27 alias laga terakhir.
Pada laga pekan ke-26, PSS hanya mampu bermain imbang 1-1 lawan tuan rumah Persiba Balikpapan di Stadion Batakan, Balikpapan, Minggu (26/4) malam. PSS sempat unggul lebih dulu melalui gol Gustavo Tocantins pada menit ke-73 sebelum disamakan oleh gol Persiba di menit ke-89 lewat aksi Arsa Ramadan.
Tambahan satu poin membuat PSS kembali berada sebagai pemuncak klasemen menggeser Persipura Jayapura yang beberapa jam sebelumnya sempat mengkudeta posisi puncak. PSS dan Persipura kini mengoleksi poin yang sama yakni 53 namun PSS unggul secara head to head serta selisih gol.
Dengan posisi yang ada saat ini, skuad Super Elang Jawa wajib meraih kemenangan di laga terakhir di pekan ke-27 untuk memastikan tiket promosi langsung ke kasta Super League 2026/27 mendatang.
Sesuai jadwal, di laga terakhir, PSS akan menjamu PSIS Semarang di Stadion Maguwoharjo, Sleman pada Minggu (3/5) kickoff pukul 15.30 WIB. Pada saat yang bersamaan, Persipura akan menjamu Persiku Kudus di Stadion Lukas Enembe, Jayapura dengan waktu kickoff yang berbarengan.
Pelatih kepala PSS Sleman, Ansyari Lubis menegaskan bahwa timnya harus mampu menentukan nasib sendiri tanpa berharap pada hasil pertandingan tim lain. Dia menekankan pentingnya kesadaran seluruh pemain untuk tampil maksimal jika ingin memastikan kelolosan.
“Kalau kita mau lolos langsung, kita yang berbuat sendiri. Tidak bergantung kepada tim lain,” kata Ansyari Lubis usai laga lawan Persiba Balikpapan, Minggu (26/4) malam.
Menurutnya, seluruh pemain harus memahami bahwa kelolosan hanya bisa diraih dengan fokus penuh di pertandingan pamungkas grup. Dia juga menyoroti aspek mental bertarung yang wajib ditunjukkan tim ketika menghadapi laga berikutnya.
“Saya kira semua pemain harus menyadari kalau mereka mau merayakan kelolosannya, selalu bermain fokus dan mental petarung mereka harus dikeluarkan saat melawan PSIS,” dia menegaskan. []





