
Banda Aceh – Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Aceh, Arijal melantik Pendukung Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPPIH) Embarkasi Aceh Tahun 1447 H/2026 M di Aula Asrama Haji Aceh, Senin (27/4).
Dalam arahannya, Arijal meminta seluruh petugas yang dilantik agar bekerja secara maksimal dalam memberikan pelayanan kepada jemaah haji Aceh. Ia menegaskan, kesiapan dan dedikasi petugas menjadi kunci utama dalam memastikan kelancaran penyelenggaraan ibadah haji.
“Seluruh petugas harus bekerja maksimal dan penuh dedikasi dalam melayani jemaah. Segala persiapan harus sudah rampung sebelum jemaah masuk asrama. Petugas harus siap memberikan pelayanan terbaik demi kenyamanan dan kelancaran ibadah jemaah,” tegasnya dalam rapat koordinasi usai pelantikan.
Arijal yang juga menjabat sebagai Pelaksana Tugas Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Aceh itu menambahkan, seluruh divisi PPIH Embarkasi Aceh harus tetap siaga dalam melayani jemaah haji tahun ini.
“Semua seksi harus siaga, karena kedatangan jemaah ada yang sore dan ada yang pagi. Kita harus bekerja maksimal. Jangan sampai secara perencanaan semuanya sudah baik, tetapi saat pelaksanaan justru tidak berjalan optimal,” ujar Arijal.
Ia juga berharap seluruh panitia dapat menjalin koordinasi yang baik, sehingga tidak terjadi kendala saat kedatangan jemaah di asrama.
“Harapan kita, semua panitia dapat berkoordinasi dengan baik, sehingga proses pelayanan berjalan lancar,” tambahnya.
Arijal menyampaikan, secara umum Embarkasi Aceh telah siap menyambut jemaah haji yang dijadwalkan mulai masuk Asrama Haji pada 5 Mei 2026.
Selama berada di asrama, jemaah akan mengikuti sejumlah tahapan persiapan, mulai dari kedatangan sesuai jadwal kelompok terbang (kloter), pemeriksaan kesehatan oleh tim medis.
Kemudian, pembagian dokumen dan perlengkapan haji seperti SPMA, gelang identitas, boarding pass, dan paspor, hingga pemantapan manasik sebagai pembekalan akhir sebelum keberangkatan. Selanjutnya, jemaah akan mengikuti prosesi pelepasan sebelum boarding dan keberangkatan menuju Tanah Suci.
“InsyaAllah jemaah haji Aceh akan terbang perdana ke Tanah Suci pada 6 Mei 2026 melalui Bandara Sultan Iskandar Muda,” kata Arijal.
Tahun ini, jumlah jemaah haji Aceh mencapai 5.502 orang, termasuk petugas. Kloter pertama masuk dalam gelombang awal, sementara kloter berikutnya tergabung dalam gelombang kedua dengan rute penerbangan menuju Jeddah. []





