
Banda Aceh – Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian bersama Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf menghadiri acara buka puasa bersama di halaman Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Jumat (6/3).
Kegiatan yang digelar Pemerintah Aceh itu turut dihadiri Gubernur Aceh Muzakir Manaf, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, Kapolda Aceh Irjen Pol Marzuki Ali Basyah, Kajati Aceh Yudi Triadi, Sekda Aceh M Nasir, serta para ulama, bupati dan wali kota se-Aceh.
Acara tersebut menjadi bagian dari penutupan Aceh Ramadhan Festival sekaligus peringatan malam Nuzulul Qur’an.
Ribuan masyarakat tampak memadati halaman Masjid Raya Baiturrahman untuk mengikuti buka puasa bersama. Pemerintah Aceh menyediakan sekitar 5.000 porsi makanan berbuka yang berasal dari dukungan pengusaha, SKPA, serta BUMD di Aceh.
Gubernur Aceh Muzakir Manaf yang akrab disapa Mualem berharap momentum buka puasa bersama di halaman masjid kebanggaan rakyat Aceh itu dapat memperkuat ukhuwah antara pemerintah dan masyarakat.
“Semoga bulan puasa ini menjadi momentum meningkatkan ukhuwah dan ketaatan seluruh elemen masyarakat di Aceh,” kata Mualem.
Sementara itu, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah menyampaikan bahwa tradisi berbuka puasa bersama di Masjid Raya Baiturrahman pada malam Nuzulul Qur’an telah lama menjadi bagian dari budaya masyarakat Aceh.
“Sebagai daerah yang dijuluki Serambi Mekkah, setiap 17 Ramadhan kami selalu berbuka puasa bersama di Masjid Raya Baiturrahman,” ujar Fadhlullah.
Ia juga menegaskan bahwa Masjid Raya Baiturrahman merupakan kebanggaan masyarakat Aceh dan Indonesia, yang tetap berdiri kokoh saat bencana tsunami melanda Aceh.
“Alhamdulillah, kini Masjid Raya Baiturrahman sudah disertifikasi oleh Kementerian Pariwisata sebagai warisan budaya nasional,” kata Wagub.
Dalam kesempatan itu, Mendagri Tito Karnavian mengaku bersyukur dapat kembali berkunjung ke Masjid Raya Baiturrahman pada momentum peringatan Nuzulul Quran.
“Masjid ini bukan hanya ikon Aceh, tetapi juga milik bangsa Indonesia. Penetapan sebagai cagar budaya nasional menunjukkan bahwa masjid ini merupakan bagian dari warisan budaya bangsa,” kata Tito.
Sebagai Ketua Satgas Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana, Tito menyebut dirinya cukup sering berkunjung ke Aceh untuk memantau percepatan pemulihan daerah.
Ia menambahkan, pemerintah pusat terus mendorong percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Aceh sesuai arahan Presiden, agar masyarakat dapat segera kembali menempati hunian serta menjalankan aktivitas normal.
Usai berbuka puasa bersama, para pejabat pemerintah pusat dan pemerintah Aceh melanjutkan dengan melaksanakan shalat Magrib, Isya, dan Tarawih berjamaah di Masjid Raya Baiturrahman. []





