
Banda Aceh – Ramadhan tahun ini menghadirkan cerita berbeda bagi gelandang kreatif Persiraja Banda Aceh sekaligus pemain tim nasional Afghanistan, Omid Popalzay. Untuk pertama kalinya, ia menjalani bulan suci di Aceh bersama keluarga, merasakan langsung atmosfer religius yang menurutnya begitu terasa di setiap sudut kota.
Bagi Popalzay, suasana Ramadhan di Tanah Rencong memiliki karakter yang khas. Ia menilai nuansa ibadah dan kebersamaan masyarakat jauh lebih menonjol dibandingkan daerah lain tempat ia pernah tinggal di Indonesia.
“Alhamdulillah, saya merasa sangat baik. Semuanya terasa jauh lebih mudah karena melihat orang-orang di sekitar berpuasa, salat, dan benar-benar sibuk dengan Ramadhan,” ujar Omid Popalzay, Rabu (4/3).
Meski demikian, Popalzay mengakui sempat membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri, terutama dengan perubahan ritme aktivitas masyarakat. Ia membandingkan kondisi di Aceh dengan Bekasi dan Bogor, yang menurutnya cenderung berjalan normal tanpa banyak penyesuaian jam operasional selama Ramadhan.
“Di Aceh ada waktu-waktu tertentu ketika toko tutup dan kapan buka kembali. Jadi saya harus membiasakan diri karena belum terbiasa dengan kondisi seperti itu,” katanya.
Proses adaptasi itu justru menjadi pengalaman berharga bagi pemain asal Afghanistan tersebut. Ia dan keluarga menikmati momen berbuka puasa yang menurutnya menghadirkan suasana kebersamaan yang hangat.
“Saat berbuka, semua restoran penuh dan suasananya luar biasa. Saya dan keluarga sangat menyukainya,” tuturnya.
Soal menu berbuka, Popalzay punya kebiasaan yang tak pernah berubah. Ia selalu memulai dengan soto Betawi sebelum melanjutkan dengan hidangan utama.
“Saya suka nasi atau bihun dengan ayam atau apa saja, tapi harus nasi atau bihun,” ujarnya sambil tertawa.
Ramadhan perdana di Aceh ini bukan hanya soal menjalankan ibadah, tetapi juga tentang mengenal budaya, memahami kebiasaan masyarakat, serta menikmati kehangatan kebersamaan. Pengalaman tersebut kini menjadi bagian penting dalam perjalanan karier Popalzay bersama Persiraja Banda Aceh. []





