
Banda Aceh – Sebuah benda yang diduga granat buatan Jepang ditemukan oleh seorang warga di kawasan pesisir Banda Aceh. Benda berbahaya itu langsung diserahkan ke pihak kepolisian untuk ditangani lebih lanjut.
Penemuan mengejutkan ini terjadi pada Minggu (8/6/2025) sore. Heri Wijaya (30), warga Gampong Ateuk Pahlawan, Kecamatan Baiturrahman, menemukan benda mencurigakan tersebut saat hendak memancing di depan Cafe 87, Gampong Deah Baro, Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh.
Kanit 1 Satreskrim Polresta Banda Aceh, Iptu Herri, membenarkan penemuan tersebut. Ia mengatakan, benda itu diserahkan oleh warga ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) kemarin sore.
Pihak kepolisian kemudian segera berkoordinasi dengan tim penjinak bom (Jihandak) dari Gegana Sat Brimob Polda Aceh untuk melakukan pemeriksaan. Setelah diamati, benda tersebut dipastikan merupakan granat aktif dan sangat berbahaya.
“Granat tersebut dimusnahkan pada Senin pagi (9/6/2025) oleh tim Subden Jibom Gegana di lokasi bekas galian C, Kecamatan Peukan, Kabupaten Aceh Besar. Proses disposal dilakukan di area aman, jauh dari permukiman warga,” kata Herri dalam keterangannya, Senin (9/6/2025).

Hasil identifikasi menyebutkan bahwa granat tersebut adalah granat tangan Type 97 buatan Jepang. Menurut Tim Jibom, granat ini merupakan perlengkapan standar tentara infanteri Angkatan Laut Kekaisaran Jepang (Marinir) pada masa Perang Dunia II, khususnya saat Perang Tiongkok-Jepang Kedua yang dimulai pada tahun 1937.
Iptu Herri mengimbau masyarakat agar tidak menyentuh atau mencoba menangani benda mencurigakan yang ditemukan di lingkungan sekitar.
“Segera laporkan kepada pihak kepolisian jika menemukan benda seperti itu. Penanganan yang salah bisa sangat berbahaya dan berakibat fatal,” tegasnya. []





