
Banda Aceh – Pimpinan Yayasan Darul Ihsan, Musannif menyatakan komitmennya akan memperkuat literasi keuangan secara merata hingga ke pelosok Aceh Besar jika terpilih menjadi pemimpin daerah itu pada Pilkada 2024 mendatang.
Hal tersebut disampaikan Musannif kepada wartawan usai menghadiri acara Sosialisasi dan Diskusi QRIS serta Pelindungan Konsumen Bersama Ulama/Ustaz Dayah untuk Pekan QRIS Nasional 2024 di Auditorium Teuku Umar, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh, Kamis (15/8/2024) sore.
“Jika terpilih sebagai Bupati Aceh Besar, salah satu prioritas saya adalah membangun infrastruktur digital dan memperkuat literasi keuangan di seluruh wilayah, termasuk di pedesaan dan komunitas dayah,” kata Musannif.
Dalam kesempatan itu, Musannif yang dikenal sebagai sosok yang peduli terhadap isu-isu strategis di Aceh Besar juga menegaskan bahwa edukasi dan sosialisasi QRIS perlu dilakukan lebih intens lagi.
Menurutnya, pelaku usaha kecil dan masyarakat dayah harus mendapatkan pendampingan yang komprehensif agar mereka tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga agen perubahan dalam penerapan QRIS.
“QRIS adalah peluang besar untuk memajukan ekonomi Aceh, tetapi kita harus memastikan bahwa semua lapisan masyarakat siap dan mampu menggunakannya dengan benar,” kata Musannif.
Sosialisasi QRIS tersebut menghadirkan sejumlah pemateri, dua di antaranya adalah perwakilan OJK Aceh dan Guru Besar Filsafat Islam UIN Ar-Raniry, Prof Syamsul Rijal.
Dalam kesempatan itu, Prof Syamsul menyoroti bahwa tantangan utama terletak pada literasi digital dan inklusi keuangan, yang masih rendah di kalangan masyarakat pedesaan.
“QRIS memang solusi canggih, tapi jika tidak dibarengi dengan edukasi yang menyeluruh, akan sulit untuk diterima di semua kalangan,” pungkas Prof Syamsul. []





