News

CLASSIC XI Dayah Insan Qurani Ditutup, Tiga Sekolah Raih Gelar Juara Umum

Wabup Apresiasi Kontribusi Dayah IQ

Aceh Besar – Event tahunan Dayah Insan Qurani (IQ), Competition of Religion, Art, Sport, Science, and Education (CLASSIC) XI resmi ditutup oleh Wakil Bupati Aceh Besar Drs. H. Syukri A. Jalil, Rabu (7/10).

Ajang kompetisi antar pelajar yang berlangsung selama lima hari tersebut diikuti 1.056 peserta dari berbagai sekolah, dayah, dan perguruan tinggi dari sejumlah daerah di Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, panitia juga mengumumkan pemenang perlombaan semua cabang.

Berdasarkan akumulasi poin, tiga sekolah/madrasah berhasil meraih gelar juara umum pada masing-masing jenjang pendidikan.

Pada tingkat SD/MI, MIN 27 Lambaro Aceh Besar keluar sebagai juara umum dengan 16 poin. Posisi kedua ditempati MIN 5 Banda Aceh dan SDIT Nurul Islah dengan masing-masing 8 poin, sedangkan juara umum III diraih SDN 24 Banda Aceh dengan 6 poin.

Pada tingkat SMP/MTs, MTsS Tgk. Chiek Oemar Diyan mempertahankan gelar juara umum dengan perolehan 15 poin. MTsS Jeumala Amal dan MTsS Darul Qur’an Aceh masing-masing menempati posisi kedua dan ketiga dengan 12 dan 10 poin.

Sementara pada tingkat SMA/MA, MAS Ruhul Islam Anak Bangsa (RIAB) kembali menjadi juara umum untuk ketiga kalinya secara berturut-turut setelah mengoleksi 25 poin. Capaian tersebut sekaligus membuat MAS RIAB mempermanenkan piala bergilir Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh. Posisi kedua dan ketiga diraih MAS Darul Ihsan dan MAS Imam Syafi’i dengan masing-masing 14 dan 6 poin.

Sementara itu, Wakil Bupati Aceh Besar, Drs. H. Syukri A. Jalil, dalam sambutannya mengapresiasi pelaksanaan CLASSIC XI yang dinilai penting dalam mengembangkan potensi generasi muda.

“Kegiatan seperti ini sangat penting dan harus terus didukung. Ini juga menjadi bukti bahwa santri IQ tidak hanya unggul di bidang keagamaan, tetapi juga memiliki kreativitas serta kemampuan kepemimpinan dan manajerial yang luar biasa,” ujarnya.

Syukri juga mengapresiasi kontribusi Dayah Insan Qurani pada MTQ Nasional XXXI di Semarang. Menurutnya, IQ turut berperan dalam mengantarkan kafilah Aceh menempati peringkat empat besar nasional.

“Kita akan selalu mengenang IQ sebagai dayah yang berjasa mengukir sejarah Aceh di MTQ Nasional. Mengirim peserta terbanyak, bahkan membantu kafilah Aceh finis di peringkat empat besar,” ungkapnya.

Pimpinan Dayah Insan Qurani, Ust. H. Muzakkir Zulkifli, S.Ag., menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia, asatizah, wali santri, dan donatur yang telah mendukung pelaksanaan CLASSIC XI.

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi. Semoga kerja keras kita semua menjadi motivasi besar bagi generasi muda, khususnya di bumi Serambi Mekkah ini,” ujarnya.

Ia berharap CLASSIC dapat menjadi batu loncatan bagi para peserta untuk meraih prestasi yang lebih tinggi.

“Jangan anggap sepele perlombaan antarsekolah, sebab kita melihat ajang-ajang seperti inilah yang menyumbang peserta terbanyak untuk mewakili Aceh di tingkat nasional, bahkan mewakili Indonesia di tingkat internasional,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Muzakkir juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendukung pembangunan kampus utama Dayah IQ di Kayee Kunyet, Blang Bintang, yang kini memasuki tahun keenam.

Menurutnya, salah satu kebutuhan mendesak di lokasi tersebut adalah pembangunan jembatan karena akses utama menuju kampus melewati anak sungai yang kerap meluap saat musim hujan.

CLASSIC merupakan ajang tahunan terbesar Dayah Insan Qurani yang telah digelar sejak 2016. Tahun ini, panitia kembali mempertahankan prinsip tanpa biaya pendaftaran agar kegiatan dapat diikuti oleh seluruh kalangan.

“CLASSIC digelar untuk melatih keikhlasan dan kemandirian santri dalam berkhidmah kepada umat. Santri harus berjiwa memberi, meskipun pemberiannya tidak selalu berupa materi,” kata Muzakkir.

Penutupan CLASSIC XI turut dihadiri Kepala Dinas Syariat Islam Aceh Besar Rusdi, S.Sos., M.Si., Pengurus YPUQ Aneuk Batee, Muspika Kecamatan Suka Makmur, dewan guru Dayah IQ, serta sejumlah tokoh masyarakat Mukim Aneuk Batee, Suka Makmur, Aceh Besar. []

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button