
Pidie – Polemik keabsahan Kongres Biasa Pemilihan Ketua PSSI Aceh periode 2026-2030 mendapat tanggapan dari PSSI pusat. Exco PSSI Pusat Juni Rahman menyatakan kongres yang digelar di Sigli, Kabupaten Pidie, Sabtu (3/10), telah berjalan sesuai statuta organisasi.
Pernyataan itu disampaikan Juni saat memberikan sambutan dalam pembukaan kongres. Dia menilai pelaksanaan kongres telah memenuhi ketentuan yang berlaku di PSSI.
“Menurut penilaian saya sebagai Exco PSSI Pusat, sudah sesuai dengan statuta. Dalam rangka kongres ini bisa berjalan dengan tertib dan tidak ada intervensi dari pihak mana pun,” kata Juni.
Juni meminta seluruh peserta menjaga suasana kongres tetap kondusif. Menurut dia, perbedaan pandangan maupun pilihan dalam pemilihan merupakan bagian dari dinamika organisasi.
Dia menekankan semangat football family atau kekeluargaan harus tetap menjadi pijakan dalam pelaksanaan kongres. Perbedaan pilihan, kata Juni, jangan sampai berkembang menjadi perpecahan di tubuh sepak bola Aceh.
Juni juga mengingatkan pentingnya menjaga independensi organisasi. Menurut dia, statuta PSSI melarang intervensi dari pihak mana pun yang dapat mengganggu jalannya organisasi.
Jika ketentuan tersebut dilanggar, lanjutnya, terdapat konsekuensi berupa sanksi dari asosiasi yang lebih tinggi.
“Harapan kita kongres ini bisa berjalan dengan lancar sampai selesai dan tidak ada kendala apa pun,” ujarnya.
Juni turut mengapresiasi dukungan Pemerintah Aceh, Pemerintah Kabupaten Pidie, serta seluruh peserta kongres. Dia memastikan akan mengikuti seluruh rangkaian agenda kongres hingga selesai.
Menurut Juni, proses pemilihan kepemimpinan PSSI Aceh harus berjalan dengan baik dan menghasilkan keputusan yang mengedepankan kepentingan sepak bola Aceh.
Namun, pernyataan Juni tersebut berseberangan dengan surat PSSI pusat sebelumnya. Surat PSSI Nomor 5656/PGD/582/IX-2026 yang ditandatangani Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi pada Senin (28/9) meminta seluruh tahapan Kongres Biasa Pemilihan Ketua PSSI Provinsi Aceh dihentikan sementara.
Surat tersebut menjadi bagian dari polemik mengenai pelaksanaan kongres yang tetap digelar di Sigli pada Sabtu (3/10). []
Baca: PSSI Hentikan Tahapan Kongres PSSI Aceh Usai Gelombang Protes





