NewsOlahraga

Awal Musim yang Berat bagi Persiraja Banda Aceh

4 Laga, 4 Kekalahan

Banda Aceh – Persiraja Banda Aceh belum mampu bangkit dari tren negatif di Pegadaian Championship 2026/27. Laskar Rencong kembali menelan kekalahan setelah takluk 1-2 dari Sumsel United pada pekan ke-4.

Bermain di Stadion H. Dimurthala, Banda Aceh, Jumat (2/10) malam, Persiraja gagal mengamankan poin di hadapan pendukung sendiri.

Kekalahan tersebut sekaligus memperpanjang catatan buruk Persiraja pada awal kompetisi. Dari empat pertandingan yang sudah dimainkan, Laskar Rencong selalu mengakhiri laga dengan kekalahan.

Persiraja sebelumnya kalah 0-1 dari Semen Padang FC, kemudian tumbang 1-2 saat menghadapi PSPS. Kekalahan kembali terjadi ketika berjumpa Persikad dengan skor 1-2.

Kini, Sumsel United menjadi tim keempat yang berhasil mengalahkan Persiraja. Artinya, empat pertandingan telah dilalui dan semuanya berakhir tanpa poin bagi Laskar Rencong.

Menghadapi Sumsel United, Persiraja sebenarnya mampu memberikan perlawanan. Namun, situasi menjadi semakin sulit setelah Faris Adit Saputra menerima kartu merah pada menit ke-43.

Faris Adit awalnya mendapat kartu kuning setelah kakinya menghantam pemain Sumsel United. Namun, setelah wasit melakukan pengecekan VAR, keputusan tersebut berubah menjadi kartu merah.

Dalam laga itu, Persiraja lebih dulu tertinggal pada menit ke-29. Tomi Darmawan membawa Sumsel United unggul melalui golnya.

Persiraja kemudian berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-60. Jayus Hariono mencetak gol melalui sundulan untuk mengubah skor menjadi 1-1.

Sayangnya, momentum tersebut tidak mampu dipertahankan. Sumsel United kembali unggul tujuh menit kemudian.

Ikechukwu Kenneth Ngwoke mencetak gol melalui sundulan pada menit ke-67 dan membuat tim tamu kembali memimpin 2-1.

Persiraja berusaha mengejar pada sisa pertandingan. Berbagai serangan dilancarkan untuk mencari gol penyama kedudukan.

Namun, usaha Laskar Rencong tidak membuahkan hasil. Hingga pertandingan berakhir, skor 1-2 tetap bertahan.

Kekalahan ini membuat Persiraja masih mencari kemenangan pertama sekaligus poin pertama setelah melewati empat pertandingan di Pegadaian Championship 2026/27.

Pelatih Kepala Persiraja, M. Ridwan, menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat Aceh atas hasil tersebut.

Meski kembali gagal meraih poin, Ridwan tetap mengapresiasi kerja keras para pemain yang terus berjuang hingga pertandingan berakhir meski harus bermain dengan 10 orang.

“Dengan kondisi pemain yang sekarang, InsyaAllah kita bisa bersaing. Kita akan melakukan perbaikan-perbaikan dan evaluasi, semoga di laga berikutnya mendapat hasil yang baik,” kata Ridwan. []

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button