
Banda Aceh – Suasana haru dan bahagia mewarnai pelaksanaan Tasyakur ke-14 Raudhatul Athfal (RA) Perwanida Banda Aceh yang berlangsung di kompleks madrasah setempat, Jalan Syiah Kuala, Banda Aceh, Kamis (11/6).
Kegiatan tersebut menjadi momentum istimewa bagi para murid yang telah menyelesaikan pendidikan, sekaligus ajang apresiasi atas capaian mereka selama menempuh proses pembelajaran di jenjang RA.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Drs. H. Azhari, M.Si., hadir langsung dalam kegiatan tersebut didampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kanwil Kemenag Aceh, Ny. Nurlaili, beserta jajaran pengurus.
Dalam arahannya, Kakanwil menekankan pentingnya menanamkan semangat belajar sejak dini kepada para murid guna membentuk fondasi karakter, kedisiplinan, intelektual yang kuat, serta kecintaan terhadap ilmu pengetahuan.
“Anak-anak hari ini adalah calon pemimpin masa depan. Karena itu, semangat belajar harus ditanamkan sejak dini, disertai dengan akhlak mulia serta kebiasaan menghormati orang tua dan guru,” ujar Azhari.
Ia menambahkan bahwa penanaman semangat belajar pada usia emas tidak boleh dilakukan dengan pendekatan yang kaku. Sebaliknya, proses tersebut harus dikemas melalui suasana pembelajaran yang menyenangkan, ramah anak, dan mampu membangkitkan rasa ingin tahu.
Azhari juga mengapresiasi para guru, pengurus DWP, serta seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan pendidikan di RA Perwanida. Ia menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan merupakan hasil kolaborasi semua pihak.
“Tasyakur ini bukan sekadar seremoni perpisahan, tetapi ungkapan rasa syukur atas tumbuh kembang anak-anak yang telah belajar, bermain, dan berproses bersama. Terima kasih kepada para guru, pengurus, dan semua pihak yang telah menyukseskan kegiatan ini,” lanjut Azhari.
Sebagai informasi, RA Perwanida Banda Aceh berada di bawah binaan langsung DWP Kanwil Kemenag Aceh. Lembaga yang berlokasi di kawasan pendidikan Jalan Syiah Kuala dan berdekatan dengan MAN 1, MTsN 1 Model, serta MIN 6 Model Banda Aceh ini dikenal aktif menanamkan nilai-nilai keislaman, karakter, dan kemandirian kepada peserta didik.
Azhari berharap RA Perwanida dapat terus berkembang menjadi lembaga pendidikan anak usia dini yang unggul dan berada di garda terdepan dalam membentuk generasi yang cerdas serta siap menghadapi tantangan zaman.
Sebagai bentuk apresiasi atas capaian siswa, Kakanwil bersama Ketua DWP dan para pejabat menyerahkan hadiah dan penghargaan kepada para murid. Momen tersebut disambut antusias, terlihat dari wajah ceria para siswa saat menerima penghargaan di atas panggung.
Ketua DWP Kemenag Aceh, Nurlaili, menyampaikan bahwa suksesnya kegiatan tasyakur ini merupakan hasil kerja sama dan kekompakan pengurus, dewan guru, dan wali murid. Ia juga mengaku terkesan dengan penampilan kreatif para murid RA Perwanida.
“Penampilan anak-anak luar biasa, mulai dari tahfidz Al-Qur’an, dai cilik, hafalan doa harian, hingga pertunjukan seni yang memukau dan mendapat apresiasi hangat dari para orang tua serta tamu undangan,” ujar Nurlaili.
Sementara itu, Ketua panitia menyampaikan terima kasih atas dukungan seluruh pihak, khususnya keluarga besar Kementerian Agama dan DWP Aceh yang terus memberikan perhatian terhadap kemajuan pendidikan anak usia dini. Kehadiran para pimpinan Kemenag Aceh dalam kegiatan ini menjadi penyemangat tersendiri bagi dewan guru dan murid untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di lingkungan RA Perwanida.
Turut hadir pada kegiatan tersebut Plt. Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Aceh yang juga Kabid Pendidikan Agama Islam, Dr. Hj. Aida Rina Elisiva, B.Acc., M.M., Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Banda Aceh, Dr. H. Salman Arifin, S.Pd., M.Ag., serta jajaran pejabat dan keluarga besar Kementerian Agama lainnya. []





