HukumNews

Polisi Selidiki Ledakan KMP Aceh Hebat 2 yang Lukai 15 Orang

Banda Aceh – Polisi masih menyelidiki penyebab dugaan ledakan yang terjadi di KMP Aceh Hebat 2 di Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh. Insiden tersebut mengakibatkan 15 orang mengalami luka bakar dan harus menjalani perawatan di RSUD dr Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh.

Unit Inafis Satreskrim Polresta Banda Aceh telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengungkap penyebab pasti peristiwa tersebut.

Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Andi Kirana melalui Kasatreskrim Kompol Miftahuda Dizha Fezuono mengatakan pihaknya bersama tim terkait telah turun ke lokasi untuk melakukan penyelidikan. Sejumlah saksi juga telah dimintai keterangan.

“Dugaan ledakan berasal dari ruangan Auxiliary Engine yang menyebabkan 15 orang mengalami luka bakar, namun untuk penyebab pastinya masih dalam proses penyelidikan dan pendalaman lebih lanjut oleh tim yang bertugas,” kata Dizha, Jumat (12/6).

Dalam olah TKP tersebut, petugas melakukan dokumentasi, pengumpulan barang bukti, serta pemeriksaan terhadap sistem dan komponen yang berada di sekitar lokasi yang diduga menjadi sumber ledakan.

Menurut Dizha, langkah itu dilakukan untuk mendapatkan gambaran utuh mengenai kronologi kejadian.

Sementara itu, seluruh korban yang mengalami luka bakar telah dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis. Kondisi para korban terus dipantau oleh tim kesehatan.

Polisi mengimbau masyarakat tidak berspekulasi terkait penyebab insiden sebelum hasil penyelidikan resmi diumumkan. Proses investigasi, kata dia, akan dilakukan secara profesional dan transparan dengan melibatkan pihak yang berkompeten di bidang keselamatan pelayaran.

“Hasil penyelidikan nantinya akan menjadi dasar untuk menentukan penyebab pasti dugaan ledakan yang terjadi di KMP Aceh Hebat 2,” ujarnya.

Diketahui, KMP Aceh Hebat 2 tiba di Pelabuhan Ulee Lheue dari Balohan, Sabang, sekitar pukul 10.00 WIB. Tak lama setelah kapal bersandar, terjadi dugaan ledakan di kamar mesin yang memicu kepanikan.

Saat kejadian, para taruna praktik dari Politeknik Pelayaran Malahayati Aceh Besar sedang melaksanakan kegiatan praktik lapangan di atas kapal. Mereka kemudian diarahkan menuju kamar mesin untuk mengikuti pengenalan peralatan yang dipandu Kepala Kamar Mesin (KKM) Agus Widodo.

Saat dilakukan pengoperasian alat Electro Motor Hydraulic pintu sekat kedap kamar mesin, terjadi insiden yang diduga merupakan ledakan. Seluruh korban kemudian dievakuasi ke RSUD dr Zainoel Abidin Banda Aceh untuk mendapatkan perawatan.

Adapun korban terdiri dari Agus Widodo (47) selaku KKM KMP Aceh Hebat 2, serta 14 taruna yakni Adit Mursandi (21), Billy Subana Sitepu (20), Muhammad Aydil Farizshi (21), Muhammad Dio Febrianto (18).

Kemudian, Muhammad Zulfikar (20), Mujibur Rahman (23), Ridho Ramadhani Saputra (21), Samuel Alvaro Aruan (20), Soufi Ramadhan (20), Fakhri Herdieco (19), Faris Aflandi Pratama (19), Iqbal Diansyah (21), Muhammad Bilal Ramzi (20), dan Reyhan Gunawan (19). []

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button