
Aceh Tamiang – Asosiasi Perguruan Tinggi Farmasi Indonesia (APTFI) bersama Pengurus Daerah Ikatan Apoteker Indonesia (PD IAI) Aceh, mahasiswa Program Studi Profesi Apoteker (PSPPA) INKES Helvetia Medan, serta Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) Kabupaten Aceh Tamiang menggelar aksi kemanusiaan bagi masyarakat terdampak banjir di Desa Kampung Durian, Kabupaten Aceh Tamiang, Sabtu (7/3).
Kegiatan tersebut berupa pelayanan kesehatan gratis, penyaluran bantuan logistik, serta buka puasa bersama dengan warga.
Aksi kemanusiaan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian tenaga kesehatan terhadap kondisi masyarakat yang masih berada dalam tahap pemulihan setelah banjir melanda wilayah tersebut beberapa waktu lalu.
Banjir yang sempat merendam pemukiman warga menyebabkan berbagai aktivitas masyarakat terganggu, serta berdampak pada kondisi kesehatan dan ekonomi warga.
Hingga kini, sebagian masyarakat Kampung Durian masih menghadapi keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan. Selain itu, kondisi lingkungan pascabanjir juga meningkatkan risiko munculnya berbagai penyakit.
Berdasarkan hasil pemeriksaan tim relawan, sejumlah warga mengeluhkan penyakit yang umum muncul setelah banjir, seperti infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), penyakit kulit, diare, demam, serta kelelahan akibat aktivitas membersihkan rumah dan lingkungan.
Dalam kegiatan tersebut, tim relawan memberikan berbagai layanan kepada warga, mulai dari pemeriksaan kesehatan gratis, konsultasi kesehatan, hingga edukasi penggunaan obat yang benar. Selain itu, relawan juga menyalurkan bantuan logistik berupa kebutuhan pokok bagi masyarakat terdampak.
Kegiatan kemudian ditutup dengan buka puasa bersama antara warga dan relawan, yang berlangsung dalam suasana kebersamaan di tengah proses pemulihan pascabencana.
Antusiasme masyarakat terlihat tinggi selama kegiatan berlangsung. Warga yang hadir memanfaatkan kesempatan tersebut untuk melakukan pemeriksaan kesehatan sekaligus menerima bantuan yang disalurkan oleh tim relawan.
Salah satu perwakilan warga Desa Kampung Durian menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh para tenaga kesehatan dan relawan.
“Kami sangat senang dan merasa diperhatikan dengan adanya pemeriksaan kesehatan, pembagian bantuan logistik dan buka puasa bersama ini, karena hingga saat ini kami masih terbatas akses kesehatan dan kesulitan ekonomi,” ujarnya.
Ketua Pengurus Daerah IAI Aceh apt. Tedy Kurniawan Bakri, M.Farm. berharap kegiatan kemanusiaan tersebut tidak hanya menjadi aksi sesaat, tetapi mampu memberikan dampak berkelanjutan bagi masyarakat.
“Melalui kegiatan ini diharapkan terjalin silaturahmi yang berkesinambungan antara tenaga kesehatan dan warga Kampung Durian. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan literasi kesehatan masyarakat agar semakin sadar akan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin serta memahami praktik swamedikasi yang benar,” ujarnya.
Ia juga berharap kegiatan tersebut dapat menginspirasi para apoteker dan tenaga kesehatan lainnya untuk turut terlibat dalam aksi kemanusiaan, khususnya di wilayah yang masih membutuhkan perhatian layanan kesehatan.
Melalui kolaborasi berbagai pihak, diharapkan upaya pemulihan masyarakat terdampak bencana dapat berjalan lebih optimal, baik dari sisi kesehatan, sosial, maupun kemanusiaan. []





