
Banda Aceh – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut bersama Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Aceh serta Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan Kota Banda Aceh melakukan peninjauan ke sejumlah SPBU dan pangkalan elpiji di Banda Aceh menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Rabu (25/2).
Pengawasan dilakukan untuk memastikan akurasi takaran BBM di SPBU serta menjamin ketersediaan stok LPG 3 kilogram selama Ramadan hingga Lebaran.
Peninjauan dilakukan di empat titik, yakni SPBU Simpang Jam Jalan Teuku Umar, SPBU Lhong Raya, Pangkalan LPG Berkat Alam Jaya di Gampong Lhong Cut, dan Pangkalan LPG Beusare Niaga di Jalan Teuku Umar atau Simpang Blower.
Sales Area Manager Retail Aceh PT Pertamina Patra Niaga, Misbah Bukhori, mengatakan pengecekan ini merupakan bagian dari komitmen Pertamina dalam memberikan pelayanan energi yang aman dan transparan kepada masyarakat.
“Tujuan utama kami adalah memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. Melalui pengecekan takaran (tera) secara berkala ini, kami memastikan BBM yang disalurkan berkualitas dan sesuai standar. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen Satuan Tugas Ramadan dan Idul Fitri (Satgas RAFI) 1447 H untuk memastikan seluruh sarana dan prasarana distribusi energi di Banda Aceh beroperasi secara optimal,” ujar Misbah.
Sementara itu, Sub Koordinator Pengembangan Usaha Minyak dan Gas Bumi Bidang Minyak dan Gas Bumi, Zulfikar, S.T., M.Si. yang mewakili Kepala Dinas ESDM Aceh, Taufik, S.T., M.Si., menilai pengawasan lintas instansi penting dilakukan untuk menjaga pelayanan publik selama Ramadan dan Idul Fitri.
Diketahui, Taufik saat ini sedang menjalankan dinas luar mewakili Pemerintah Aceh dalam pertemuan dengan lembaga khusus negara di Jakarta.
“Sinergi antara Dinas ESDM, Pertamina, dan dinas terkait lainnya merupakan langkah strategis untuk menjaga integritas penyaluran energi, khususnya BBM dan elpiji bersubsidi agar tetap tepat sasaran. Dari hasil pemantauan hari ini, kami melihat komitmen yang baik dari para pelaku usaha di lapangan. Masyarakat tidak perlu khawatir karena stok energi dalam kondisi aman dan pengawasan akan terus kami lakukan,” jelasnya.
Zulfikar juga mengimbau masyarakat agar bijak menggunakan BBM, khususnya BBM bersubsidi. Ia meminta masyarakat tidak melakukan praktik melanggar hukum seperti pengoplosan, penimbunan, penyalahgunaan BBM subsidi, maupun distribusi ilegal.
Menurutnya, praktik-praktik tersebut dapat merugikan masyarakat luas sekaligus membahayakan keselamatan.
Melalui pengawasan bersama ini, pemerintah dan Pertamina berharap masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dan menyambut Hari Raya Idul Fitri dengan tenang tanpa khawatir terhadap ketersediaan energi maupun layanan distribusi BBM dan LPG di Banda Aceh dan sekitarnya. []






