
Aceh Tengah – Pascaterjadinya bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera pada akhir November 2025, Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Aceh Tengah turut mengalami dampak pada beberapa fasilitas perkantoran. Meski demikian, pelayanan pertanahan kepada masyarakat tetap dijalankan secara bertahap dan berkelanjutan.
Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Aceh Tengah, Heriansyah, mengatakan bahwa jajaran pegawai mulai kembali beraktivitas sepekan setelah bencana dengan fokus utama pada pemulihan sarana dan prasarana kerja.
“Sepekan pascabencana, jajaran pegawai mulai kembali melaksanakan aktivitas kedinasan dengan mengutamakan pemulihan sarana dan prasarana kerja,” ujar Heriansyah dalam keterangannya, Selasa (13/1).
Menurut dia, langkah awal pemulihan dilakukan melalui penataan ruang kerja, pengecekan serta pengamanan dokumen pertanahan, hingga memastikan layanan informasi pertanahan tetap dapat diakses masyarakat meskipun dalam kondisi keterbatasan.
Sebagai bagian dari upaya pemulihan layanan, Kantor Pertanahan Kabupaten Aceh Tengah juga bersinergi dengan Dinas Pertanahan Kabupaten Aceh Tengah untuk melakukan pendataan sertipikat tanah bagi masyarakat terdampak bencana. Kegiatan tersebut dilakukan dengan turun langsung ke lapangan, di tengah keterbatasan akses listrik dan jaringan internet.
“Kegiatan ini dilakukan dengan turun langsung ke lapangan guna melihat kondisi fisik bidang tanah serta mengidentifikasi dokumen kepemilikan yang terdampak,” kata Heriansyah.
Ia menjelaskan, pendataan sertipikat tanah ini bertujuan untuk menjaga dan mengamankan data pertanahan, memberikan kepastian hukum atas hak tanah masyarakat, serta mendukung proses pemulihan pascabencana agar berjalan secara tertib dan berkeadilan.
“Seluruh proses dilakukan secara bertahap dengan mengedepankan keamanan data, ketepatan administrasi, serta kenyamanan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Heriansyah menegaskan, Kantor Pertanahan Kabupaten Aceh Tengah akan terus hadir di tengah masyarakat meskipun dihadapkan pada berbagai keterbatasan akibat bencana.
“Melalui berbagai upaya pemulihan tersebut, Kantor Pertanahan Kabupaten Aceh Tengah menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, pulih bersama, dan tetap memberikan pelayanan terbaik,” kata dia.
Ia berharap, seiring membaiknya fasilitas perkantoran dan jaringan pendukung, pelayanan pertanahan di Aceh Tengah dapat kembali berjalan secara efektif, transparan, dan berkelanjutan. []





