
Banda Aceh – DPD Partai Demokrat Aceh menggelar Gerakan Nasional Langit Biru Indonesia Asri di kawasan Tibang, Banda Aceh, Jumat (31/7). Kegiatan ini diisi dengan aksi bersih-bersih lingkungan, penanaman pohon, pembacaan hikayat tentang lingkungan hingga pelepasan benih ikan.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Partai Demokrat yang puncaknya akan diperingati pada 9 September mendatang.
Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Partai Demokrat Aceh, Rian Syafruddin, mengatakan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri merupakan gerakan yang diinisiasi Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) untuk mengajak berbagai elemen masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
“Hari ini merupakan bagian dari rangkaian HUT Partai Demokrat ke-25 yang akan dirayakan pada 9 September nanti. Ketua Umum Mas AHY menginisiasi berbagai kegiatan, salah satunya Gerakan Langit Biru Indonesia Asri,” kata Rian di sela-sela penanaman pohon, Jumat (31/7).
Rangkaian kegiatan di Aceh dimulai sejak pagi. Para peserta terlebih dahulu mengikuti apel di Kantor DPD Partai Demokrat Aceh, kemudian melakukan aksi pembersihan rumah ibadah di kawasan Lueng Bata dan membersihkan sejumlah taman kota di Banda Aceh.
Setelah salat Jumat, kegiatan dilanjutkan dengan aksi membersihkan bantaran Sungai Alue Naga di kawasan Tibang. Sekitar 500 orang terlibat dalam kegiatan di lokasi tersebut.
Selain membersihkan lingkungan, peserta juga melakukan penanaman pohon. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan hikayat bertema lingkungan dan ditutup dengan pelepasan benih ikan.
“Mulai dari jam 3 sampai sekarang kami melakukan pembersihan bantaran Sungai Alue Naga. Kurang lebih ada sekitar 500-an. Ada kegiatan penanaman pohon, setelah penanaman pohon akan ada kegiatan pembacaan hikayat tentang lingkungan, ditutup dengan pelepasan benih ikan,” ujarnya.
Rian menyebut total peserta dalam rangkaian kegiatan tersebut mencapai sekitar 600 orang. Sekitar 30 persen merupakan kader Partai Demokrat, sedangkan sisanya berasal dari berbagai kalangan masyarakat.
Mereka antara lain petugas kebersihan Kota Banda Aceh, mahasiswa, pengemudi ojek online, pelaku ekonomi kreatif dan berbagai elemen masyarakat lainnya.
“Kami mengajak petugas kebersihan Kota Banda Aceh, teman-teman mahasiswa, abang-abang driver Gojek online, kemudian bagian ekonomi kreatif dan beberapa teman-teman lainnya yang alhamdulillah memiliki visi dan semangat yang sama tentang pentingnya menjaga lingkungan,” katanya.
Lanjutkan Jejak SBY-Ani
Penanaman pohon di kawasan Tibang memiliki makna tersendiri bagi Partai Demokrat. Rian mengatakan kegiatan tersebut sekaligus melanjutkan tradisi yang telah dilakukan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bersama istrinya, Ani Yudhoyono.
SBY diketahui menanam pohon trembesi di Hutan Kota Tibang saat meresmikan kawasan tersebut pada 29 November 2010. Penanaman itu menjadi salah satu penanda awal pembangunan ruang terbuka hijau di kawasan yang sebelumnya merupakan lahan terdampak tsunami.
Rian mengatakan jejak tersebut menjadi bagian dari tradisi baik yang ingin dilanjutkan Demokrat melalui kegiatan penanaman pohon saat ini.
“Penanaman pohon ini sendiri bukan hal yang baru. Kami melanjutkan tradisi yang sudah dilakukan oleh Pak SBY dan Bu Ani. Kalau teman-teman berkesempatan main ke taman kota, di situ ada satu prasasti yang menanam pohon trembesi pertama kali adalah Pak SBY dan Bu Ani pada saat itu,” jelasnya.
Menurut Rian, penanaman pohon yang dilakukan kali ini tidak dimaksudkan sebagai kegiatan seremonial semata. Jenis pohon yang ditanam dipilih dengan mempertimbangkan kondisi dan kontur tanah di kawasan tersebut.
“Kami menanam beberapa pohon yang tentunya cocok dengan kontur tanah di sini. Tujuannya bukan seremonial, tapi pohon tersebut bisa menjadi simbol harapan kita,” ujarnya.
Dia berharap pohon-pohon yang ditanam tersebut dapat tumbuh dan memberikan manfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang.
“Mungkin bisa saja bukan kami yang menikmati rindangnya pohon, bisa juga anak-anak kita. Intinya harapannya ini bisa menjadi ajakan bagi teman-teman yang lain bahwa penting menanam pohon,” katanya.
Tak Ingin Jadi Gerakan Demokrat Saja
Rian juga berharap Gerakan Langit Biru Indonesia Asri tidak berhenti sebagai kegiatan internal Partai Demokrat. Dia ingin gerakan tersebut berkembang menjadi gerakan bersama yang melibatkan masyarakat luas.
“Harapannya kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi kader-kader Demokrat khususnya dan insyaallah juga bisa menjadi inspirasi bagi teman-teman yang lain,” katanya.
Menurut dia, kepedulian terhadap lingkungan tidak mengenal batas kelompok maupun organisasi. Karena itu, kegiatan serupa diharapkan dapat dilanjutkan oleh komunitas, asosiasi, kelompok masyarakat hingga partai politik lainnya.
“Sehingga bukan hanya Demokrat yang akan melakukan kegiatan ini nantinya. Ini akan rutin dilakukan oleh komunitas, oleh asosiasi, oleh kelompok-kelompok lain, bahkan oleh teman-teman sahabat dari partai lain,” pungkas Rian.
Turut hadir dalam kegiatan penanaman pohon tersebut antara lain Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal; Wakil Wali Kota Banda Aceh, Afdhal Khalilullah; Anggota DPR RI, HT Ibrahim dan sejumlah tamu undangan lainnya. []





