News

Tanggap Bencana, Ini Arahan Plt Kadisdik Aceh kepada Cabdin Wilayah Terdampak Banjir

Banda Aceh – Pemerintah Aceh melalui Posko Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi meminta kepada para kepala sekolah SMA, SMK, SLB di bawah Cabang Dinas Pendidikan (Cabdin) dan Kepala Cabdin se-Aceh untuk segera mendata dan memastikan kebutuhan dasar siswa-siswa yang terdampak banjir dan tinggal di Asrama (boarding).

Langkah ini diambil untuk mengantisipasi kesulitan yang dialami siswa dan yang tidak tinggal bersama orang tua.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Aceh yang juga Juru Bicara Posko Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh, Murthalamuddin, menekankan agar siswa yang tinggal di asrama sekolah (boarding) atau pondok pesantren mendapat jaminan pangan dan kebutuhan mendasar.

“Kami minta supaya anak-anak yang tidak mendapat kiriman dari orang tuanya itu di fasilitasi jangan sampai mereka kelaparan,” tegas Murthalamuddin, Sabtu (6/12).

Tanggung jawab ini, menurutnya, berada di pundak sekolah dan Cabdin setempat jika orang tua siswa tidak lagi mampu memberikan bantuan keuangan. Tujuannya adalah mencegah siswa putus sekolah atau terpaksa kembali ke daerah pengungsian yang masih rawan bencana.

“Kecuali memang orang tuanya berkemampuan untuk terus membiayai anak itu, jika tidak maka jadi tanggung jawab sekolah dan tanggung jawab Cabdin untuk menjaga anak itu bisa makan dan melanjutkan pendidikan,” ujarnya.

Tidak hanya siswa yang tinggal di asrama sekolah, murid yang menetap di kos-kosan juga menjadi perhatian. Murthalamuddin meminta sekolah proaktif mendata semua siswa yang berasal dari daerah bencana dan kini kesulitan ekonomi karena terhambatnya kiriman dari orang tua.

“Sementara ini, sampai mereka mendapat kiriman dari orang tua, menjadi tanggung jawab anda untuk mencari jalan keluar, dan melaporkan ke pihak kami,” pungkasnya.

Pihaknya mempersilahkan mencari donasi dan dukungan dari pihak yang berempati dengan cara-cara yang dibenarkan untuk menanggung kebutuhan sementara para siswa tersebut.

Pemerintah Aceh berkomitmen mencari solusi jangka panjang, termasuk kemungkinan pemberian tunjangan, hingga kondisi kembali normal. Surat edaran resmi sebagai tindak lanjut dari amaran ini akan segera dikirimkan dalam waktu dekat. []

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button