
Banda Aceh – Bupati Nagan Raya, Teuku Raja Keumangan (TRK) bertekad menjadikan kabupaten tersebut sebagai poros pertumbuhan ekonomi di Barat Selatan Aceh (Barsela). Hal ini karena posisi Nagan Raya berada di tengah-tengah Barsela.
Pernyataan tersebut disampaikan TRK dalam sambutannya usai dilantik menjadi Bupati Nagan Raya oleh Gubernur Aceh, Muzakir Manaf alias Mualem di Kantor DPRK setempat, Rabu (19/2/2025).
“Kita punya bandara yang landasan pacunya 1.800 meter. Kalau lapangan pacu bisa 2.600 meter itu sudah bisa turun (pesawat) boing, nanti naik haji dan umrah nggak perlu lagi ke Banda Aceh, wilayah Barat Selatan cukup di sini,” ujar TRK.
Selain itu, kata TRK, jika di Nagan Raya punya satu pelabuhan samudera atau pelabuhan ekspor-impor, akan sangat menguntungkan Aceh.
“Karena jarak dengan India, Andaman dan negara Asia Timur sangat dekat. Nanti kami akan menghadap secara khusus kepada Pak Gubernur,” ujar TRK.
TRK juga meminta pemerintah Aceh untuk mendukung pembangunan Masjid Agung Nagan Raya atau Masjid Giok.
Rencananya pembangunan masjid tersebut akan dilanjutkan dan bagian luar dan dalamnya akan dilapisi dengan bebatuan giok.
“Kalau ini terjadi, Masjid Giok bukan hanya ikon Aceh, tapi ikon Nusantara,” jelas TRK.
Sementara itu, Gubernur Aceh, Muzakir Manaf alias Mualem menekankan pentingnya kerjasama antara eksekutif dan legislatif untuk memperkuat pemerintahan Kabupaten Nagan Raya.
Ia mengingatkan agar hubungan antara bupati dan ketua DPRK tetap harmonis, sehingga setiap program pembangunan dapat berjalan dengan baik.
Mualem juga berharap agar Bupati dan Wakil Bupati Nagan Raya dapat bekerja sama dengan Pemerintah Aceh dalam membangun daerah tersebut.
“Jaga keharmonisan hubungan eksekutif dan legislatif. Ini akan memperkuat kinerja pemerintah dalam membangun Kabupaten Nagan Raya,” katanya. []





