News

Ketua DPRK Minta Pemko Banda Aceh Beri Bonus Layak untuk Kafilah MTQ Nasional

Banda Aceh – Ketua DPRK Banda Aceh Irwansyah ST meminta Pemerintah Kota (Pemko) Banda Aceh memberikan bonus yang layak kepada para peserta asal Banda Aceh yang berprestasi pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional di Semarang.

Selain bonus, Irwansyah mendorong Pemko Banda Aceh mempertimbangkan pemberian beasiswa bagi peserta berprestasi yang masih berstatus pelajar. Ia juga meminta pemerintah menyiapkan penyambutan yang layak bagi para kafilah saat kembali ke Banda Aceh.

“Dengan penuh haru dan kebanggaan, kami menyampaikan apresiasi kepada kafilah MTQ Aceh yang telah menorehkan prestasi terbaiknya di MTQ Nasional Semarang. Setelah sekian lama, kita akhirnya bisa kembali masuk empat besar,” ujar Irwansyah, Senin (21/9).

Politikus PKS itu juga meminta Pemerintah Aceh memberikan perhatian khusus kepada seluruh kafilah yang telah mengharumkan nama Aceh di tingkat nasional.

Menurutnya, prestasi yang diraih kafilah Aceh tahun ini layak mendapat apresiasi yang setimpal. Bentuk penghargaan, kata dia, dapat berupa bonus, umrah, hingga kemudahan mendapatkan pekerjaan.

“Prestasi ini tidak main-main, ini membanggakan, dan patut dihargai, diapresiasi setimpal, dunia akhirat soalnya. Apakah bonus umrah kah, bonus danakah, atau mungkin mendapat kesempatan lapangan kerja yang mudah buat mereka,” katanya.

Secara khusus, Irwansyah menyampaikan apresiasi kepada kafilah asal Banda Aceh, Habibul Hamiz, warga Tibang, yang berhasil meraih juara II cabang tilawah anak-anak.

Ia juga mengapresiasi Kayyisa Farras dari cabang Fahmil Quran Putri yang turut mengantarkan Aceh meraih juara I nasional pada cabang tersebut. Prestasi itu dinilai menjadi catatan tersendiri karena cabang Fahmil Quran Putri telah diperlombakan sekitar 45 tahun.

Kayyisa merupakan putri Kepala KUA Kuta Alam Banda Aceh, Ustaz Martoni, yang berdomisili di Pango Deah, Ulee Kareng.

“Selamat kepada ananda Habibul Hamiz dan Kayyisa Farras, serta seluruh kafilah lainnya yang telah mengharumkan nama Aceh di pentas nasional. Semoga Allah memberkahi semuanya, meninggikan derajat, serta memudahkan dan melapangkan segala urusan dan usaha mereka,” ungkapnya.

Irwansyah kembali menegaskan pentingnya penyambutan dan penghormatan yang layak bagi para kafilah ketika kembali ke Banda Aceh. Ia berharap pemerintah memberikan bonus sebagai bentuk apresiasi serta mempertimbangkan beasiswa bagi peserta yang masih menempuh pendidikan.

“Saya ingin mengucapkan selamat datang kembali ke Banda Aceh kepada para kafilah. Kita berharap, ketika mereka kembali nanti, pemerintah dapat memberikan penghormatan dan penyambutan yang layak,” ujarnya.

Menurut Irwansyah, pembinaan kafilah juga perlu dilakukan secara berkelanjutan agar prestasi yang telah diraih dapat dipertahankan dan ditingkatkan pada MTQ berikutnya.

Pembinaan tersebut, kata dia, perlu didukung dewan pelatih yang berkualitas. Pemerintah juga diharapkan mencari dan merekrut tenaga pelatih yang kompeten untuk meningkatkan kemampuan para peserta.

Irwansyah berharap Banda Aceh dapat meningkatkan prestasi pada MTQ Aceh mendatang. Setelah sebelumnya meraih juara II, ia berharap Banda Aceh ke depan mampu bersaing untuk merebut gelar juara umum.

“Pembinaan berkelanjutan harus dilakukan oleh Pemerintah Kota Banda Aceh, dengan berkolaborasi bersama dewan pelatih yang berkualitas. Tenaga pelatih yang kompeten bisa kita cari dan rekrut agar prestasi kafilah ke depan semakin meningkat,” pungkasnya. []

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button