
Banda Aceh – Guru Besar Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Prof Dr Sri Rahmi MA, resmi dipercaya memimpin Pusat Pengembangan Mutu UIN Ar-Raniry sebagai koordinator.
Penunjukan tersebut menjadi bagian dari langkah UIN Ar-Raniry dalam memperkuat sistem penjaminan mutu sekaligus mendorong peningkatan kualitas akademik di seluruh fakultas dan unit kerja.
Prof Sri Rahmi dikenal memiliki pengalaman panjang di bidang manajemen pendidikan Islam, kepemimpinan pendidikan, penjaminan mutu, penelitian, hingga pengembangan kelembagaan. Selain aktif sebagai akademisi, ia juga dipercaya kembali menjadi Ketua Umum Perkumpulan Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Indonesia (PPMPI) untuk periode kedua.
Kepercayaan memimpin PPMPI selama dua periode memperkuat kiprah Prof Sri Rahmi dalam pengembangan manajemen pendidikan Islam dan peningkatan kualitas program studi di tingkat nasional.
Tak hanya itu, Prof Sri Rahmi juga memiliki pengalaman sebagai asesor LAMDIK, validator Kementerian Agama RI, peneliti, penulis, trainer, dan konsultan pendidikan.
Dalam menjalankan amanah barunya, Prof Sri Rahmi menegaskan pengembangan mutu di UIN Ar-Raniry tidak boleh hanya berfokus pada pemenuhan administrasi, tetapi harus menjadi budaya di lingkungan kampus.
“Mengembangkan standar mutu seluruh fakultas yang ada di UIN menuju standar mutu internasional,” kata Prof Sri Rahmi, Sabtu (12/9).
Menurutnya, penerapan standar mutu harus dilakukan secara konsisten di seluruh fakultas sehingga kualitas pendidikan tidak hanya terlihat pada dokumen akreditasi, tetapi juga dalam praktik penyelenggaraan pendidikan sehari-hari.
Latar belakang akademik Prof Sri Rahmi dinilai menjadi modal penting untuk menjalankan tugas tersebut. Ia meraih gelar doktor Manajemen Pendidikan Islam di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang pada 2014 dan pernah mengikuti Short Course Leadership and Management di Deakin University, Australia.
Melalui kepemimpinannya di Pusat Pengembangan Mutu, UIN Ar-Raniry menargetkan penguatan budaya mutu di seluruh unit kerja agar peningkatan kualitas menjadi bagian dari budaya akademik kampus. Langkah itu diharapkan mampu mendorong UIN Ar-Raniry menuju standar mutu yang diakui dan berdaya saing di tingkat internasional. []





