NewsPendidikan

Rektor UIN Ar-Raniry Kembali Percayakan Syarifuddin Pimpin FAH

Banda Aceh – Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh Prof Dr Mujiburrahman MAg kembali mempercayakan H Syarifuddin MA PhD untuk memimpin Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) periode 2026-2030.

Syarifuddin dilantik bersama 66 perangkat rektor lainnya dalam pelantikan Wakil Rektor, Dekan, Direktur Pascasarjana, Ketua Lembaga, kepala unit pelaksana teknis (UPT), dan pejabat lainnya di Auditorium Prof. Ali Hasjmy UIN Ar-Raniry, Jumat (11/9).

Bagi Syarifuddin, kepercayaan tersebut merupakan amanah untuk melanjutkan pengabdian melalui UIN Ar-Raniry, khususnya dalam mengembangkan FAH.

“Pelantikan ini saya maknai sebagai amanah besar untuk melanjutkan pengabdian kepada Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, khususnya dalam memajukan Fakultas Adab dan Humaniora,” kata Syarifuddin.

Ia mengatakan kepemimpinan FAH periode 2026-2030 akan diarahkan pada tata kelola yang transparan, bersih, melayani, dan berbasis data. Keberhasilan fakultas, menurut dia, tidak hanya diukur dari jumlah kegiatan, tetapi dari dampaknya terhadap kualitas lulusan, reputasi akademik, dan kontribusi fakultas bagi masyarakat.

Salah satu agenda utama Syarifuddin adalah meningkatkan kualitas dan daya saing lulusan. FAH akan memperkuat pembelajaran berbasis Outcome-Based Education, mempercepat kelulusan tepat waktu, meningkatkan kompetensi profesional dan digital mahasiswa, serta memperluas program magang, pertukaran mahasiswa, riset, pengabdian, dan sertifikasi keterampilan.

FAH juga akan mengembangkan kekhasan keilmuan yang dimiliki, terutama dalam bidang bahasa dan sastra Arab, sejarah dan kebudayaan Islam, ilmu perpustakaan, manuskrip, serta kearifan lokal Aceh.

“Kekhasan tersebut akan dikembangkan melalui digital humanities, penyelamatan manuskrip berisiko, publikasi bereputasi, dan hilirisasi hasil riset agar dapat dimanfaatkan masyarakat,” ujarnya.

Syarifuddin menargetkan FAH menjadi pusat unggulan digital humanities dan penyelamatan warisan manuskrip kawasan Melayu-Islam berbasis ketahanan bencana. Untuk mencapai target tersebut, fakultas akan membangun basis data manuskrip Aceh, mengembangkan model preservasi manuskrip berbasis ketahanan bencana, serta memperluas jejaring riset global.

Di bidang internasionalisasi, FAH akan mendorong seluruh program studi menuju akreditasi Unggul. Fakultas juga akan memperkuat kelas internasional, mobilitas dosen dan mahasiswa, visiting professor, joint research, dan joint publication.

Syarifuddin mengatakan setiap program akan dilengkapi data dasar, target tahunan, indikator capaian, dan evaluasi berkala. FAH juga akan memperkuat tracer study, sistem peringatan dini bagi mahasiswa yang berisiko terlambat lulus, pemetaan kompetensi sesuai kebutuhan pengguna, serta program magang yang lebih berdampak.

Langkah tersebut sekaligus mendukung target Renstra UIN Ar-Raniry agar persentase lulusan yang langsung bekerja meningkat hingga 80 persen pada 2029.

Sementara itu, Mujiburrahman mengatakan 67 pejabat yang dilantik memiliki tanggung jawab untuk membawa UIN Ar-Raniry mencapai target dan visi universitas selama periode 2026-2030.

“Ini adalah penyerahan estafet amanah, sebuah tanggung jawab besar di pundak Bapak dan Ibu sekalian untuk membawa kampus Energi Kebangsaan yang kita cintai ini terbang lebih tinggi menuju visi besarnya,” kata Mujiburrahman.

Ia meminta seluruh jajaran pimpinan bekerja lebih cepat dan terukur menghadapi perkembangan teknologi, dinamika global, serta tuntutan peningkatan mutu akademik.

Mujiburrahman juga menekankan pentingnya kolaborasi antarunit dan meminta para pejabat menghilangkan ego sektoral dalam mengelola universitas. Penguatan mutu tridarma perguruan tinggi, akreditasi, tata kelola kelembagaan, dan sumber daya manusia menjadi bagian dari agenda kepemimpinan UIN Ar-Raniry.

Ia menegaskan kinerja pejabat yang baru dilantik akan dievaluasi secara terukur, objektif, dan profesional.

“Bagi yang berkinerja tidak baik, akan mengalami rotasi dan pergantian setelah fase evaluasi dilakukan,” ujarnya.

Syarifuddin menyampaikan terima kasih kepada Rektor UIN Ar-Raniry atas kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya. Ia juga mengapresiasi dukungan sivitas akademika FAH.

“Amanah ini tidak mungkin dijalankan secara individual. Kemajuan fakultas hanya dapat diwujudkan melalui sinergi, komitmen, integritas, dan rasa memiliki dari seluruh unsur fakultas,” kata Syarifuddin. []

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button