
Medan – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memperkuat monitoring operasional distribusi bahan bakar minyak (BBM) di seluruh wilayah kerjanya. Langkah ini dilakukan untuk memastikan penyaluran energi kepada masyarakat di Aceh, Riau, dan Kepulauan Riau tetap berjalan optimal.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, mengatakan penguatan monitoring dilakukan secara menyeluruh agar setiap perkembangan operasional dapat direspons dengan cepat sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap terjaga.
“Kami terus memperkuat monitoring di seluruh wilayah operasional Regional Sumbagut. Upaya ini tidak hanya difokuskan pada wilayah yang sebelumnya mengalami peningkatan kebutuhan maupun penyesuaian distribusi, tetapi juga di seluruh area layanan agar keandalan pasokan BBM tetap terjaga dan masyarakat dapat terus memperoleh layanan energi secara optimal,” kata Fahrougi dalam keterangannya yang dikutip pada Rabu (22/7).
Di Provinsi Aceh, Pertamina mengoptimalkan operasional Integrated Terminal Lhokseumawe dan Fuel Terminal Krueng Raya guna menjaga kelancaran distribusi BBM. Sebagai bagian dari penguatan operasional, jam layanan terminal ditingkatkan dari rata-rata delapan jam menjadi 14 jam per hari, termasuk operasional pada hari Minggu.
Tak hanya itu, frekuensi pengiriman mobil tangki juga ditingkatkan hingga sekitar 65 persen untuk mempercepat distribusi BBM ke berbagai wilayah. Pertamina juga mengoptimalkan skema alih suplai antarterminal guna memastikan pasokan energi kepada masyarakat tetap terjaga.
Sementara di Provinsi Riau, Pertamina terus memantau kondisi stok BBM dan memastikan distribusi melalui jalur logistik utama, termasuk Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), berjalan lancar. Jalur tersebut menjadi salah satu koridor penting dalam penyaluran BBM menuju fuel terminal maupun SPBU.
Langkah tersebut dilakukan agar distribusi berlangsung sesuai rencana dan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
Di Kepulauan Riau, Pertamina memastikan stok BBM berada dalam kondisi aman. Penyaluran ke seluruh SPBU juga terus dimonitor agar distribusi di wilayah kepulauan tetap berjalan lancar dan kebutuhan energi masyarakat dapat terpenuhi.
Selain melakukan pengawasan di lapangan, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut juga memperkuat koordinasi lintas fungsi dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, Hiswana Migas, serta para pemangku kepentingan lainnya untuk menjaga kelancaran distribusi BBM di seluruh wilayah operasional.
“Sinergi seluruh pihak menjadi kunci dalam menjaga keandalan distribusi energi. Pertamina akan terus melakukan evaluasi dan langkah-langkah antisipatif agar masyarakat tetap memperoleh layanan energi yang aman, lancar, dan berkelanjutan,” ujar Fahrougi.
Pertamina memastikan pasokan BBM di wilayah Regional Sumbagut dalam kondisi aman. Karena itu, masyarakat diimbau membeli BBM sesuai kebutuhan di SPBU resmi Pertamina dan tidak melakukan *panic buying*.
Untuk memperoleh informasi mengenai produk maupun layanan Pertamina, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Customer Solutions 135. []





