
Banda Aceh – Pemerintah Aceh menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya mantan Gubernur Aceh periode 2012-2017, dr. Zaini Abdullah atau yang akrab disapa Abu Doto, pada Sabtu (13/6).
Juru Bicara Pemerintah Aceh, Nurlis Effendi, mengatakan kepergian Zaini Abdullah menjadi kehilangan besar bagi masyarakat Aceh. Ia juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan.
“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Pemerintah Aceh turut berduka atas berpulangnya dr. Zaini Abdullah. Semoga Allah SWT melimpahkan rahmat dan ampunan-Nya kepada almarhum serta memberikan kekuatan dan ketabahan bagi keluarga yang ditinggalkan,” kata Nurlis dalam keterangannya, Sabtu (13/6).
Menurut Nurlis, semasa hidupnya almarhum dikenal sebagai sosok yang mengabdikan diri untuk Aceh dan masyarakat, baik melalui profesinya sebagai dokter maupun saat memimpin pemerintahan daerah.
Zaini Abdullah menjabat sebagai Gubernur Aceh pada periode 2012-2017. Dalam masa kepemimpinannya, ia disebut turut berkontribusi dalam berbagai upaya pembangunan daerah serta penguatan perdamaian yang menjadi fondasi penting bagi kemajuan Aceh.
“Dedikasi dan pengabdian beliau kini menjadi bagian dari perjalanan sejarah Aceh yang akan terus dikenang,” ujarnya.
Pemerintah Aceh juga menyampaikan penghargaan atas jasa dan pengabdian almarhum selama mengabdi kepada daerah dan masyarakat. Masyarakat diajak untuk bersama-sama mendoakan almarhum agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.
“Semoga almarhum husnul khatimah dan segala amal pengabdiannya menjadi amal jariyah yang terus mengalir,” tutup Nurlis. []





