
Banda Aceh – Pemberangkatan jemaah haji Embarkasi Aceh pada musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi menghadirkan sejumlah perubahan signifikan, terutama dalam aspek pelayanan keberangkatan di bandara.
Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Aceh, Arijal, mengatakan tahun ini jemaah akan naik ke pesawat melalui garbarata. Fasilitas tersebut memungkinkan jemaah masuk langsung ke pesawat tanpa harus menggunakan tangga seperti tahun-tahun sebelumnya.
“Alhamdulillah, dengan dukungan pemerintah daerah, jemaah tahun ini sudah bisa naik pesawat melalui garbarata,” kata Arijal dalam konferensi pers di Media Center Haji Aceh, Senin (4/5).
Ia menjelaskan, penggunaan garbarata ini turut didukung dengan pemanfaatan Gedung VVIP di bandara yang biasanya diperuntukkan bagi pejabat negara. Namun, pada musim haji tahun ini, gedung tersebut dialihfungsikan untuk melayani jemaah haji.
“Jemaah nantinya akan melewati Gedung VVIP sebelum menuju pesawat. Ini tentu menjadi kemudahan tersendiri, terutama bagi jemaah lanjut usia,” ujarnya.
Arijal menambahkan, total jemaah haji Embarkasi Aceh tahun ini mencapai 5.426 orang, termasuk petugas. Mereka akan diberangkatkan dalam 14 kelompok terbang (kloter).
“Setiap kloter diisi sebanyak 393 jemaah,” jelasnya.
Untuk kloter pertama (01), lanjut Arijal, akan mulai masuk asrama haji pada Selasa (5/5) besok. Mereka berasal dari wilayah Banda Aceh dan Aceh Besar.
Selain itu, komposisi jemaah tahun ini juga didominasi oleh kelompok lanjut usia. Sekitar 40 persen dari total jemaah merupakan lansia.
“Tahun ini sekitar 40 persen jemaah adalah lanjut usia,” pungkasnya. []





