
Jakarta – Di balik tantangan dunia perbankan syariah, ada cerita dari seorang profesional yang perjalanannya dimulai dari ruang kuliah sastra.
Dialah Desri Usnia, Team Leader Call Center BSI Contact Center, sosok yang membuktikan bahwa latar belakang akademik bukanlah batasan, melainkan pijakan untuk melahirkan perspektif unik dalam dunia kerja.
Berlatar belakang Sastra Jepang, Desri terbiasa berpikir lintas budaya, disiplin pada detail, serta mengolah kata dan makna dengan cermat.
Keterampilan ini ternyata menjadi fondasi berharga ketika ia menapaki dunia pelayanan perbankan, di mana komunikasi tidak hanya berbicara pada logika, tetapi juga menyentuh sisi emosional nasabah.
Sejak mahasiswa, Desri menekuni dunia pelayanan, hingga kariernya berkembang dari Bank Mandiri, BNI, BNI Syariah, hingga Bank Syariah Indonesia (BSI).
“Setiap langkah perjalanan memperkaya kompetensi saya dan memperkokoh jati diri sebagai pribadi yang konsisten menghadirkan service excellence,” kata Desri dalam keterangannya, Minggu (19/10/2025).
Rekam jejak ini kian diakui melalui berbagai penghargaan bergengsi, mulai dari Service Excellent Award di BNI, Apresiasi Layanan & Penjualan Cabang (ALPC) di BNI Syariah, hingga Ultimate Service Award (USA) di BSI. Semua penghargaan itu bukan sekadar trofi, melainkan cermin dedikasi pada kualitas layanan.
Namun, di balik pencapaian profesionalnya, Desri tetap dikenal hangat dan suportif. Rekan kerja akrab memanggilnya dengan julukan “Bunbun”, sebuah representasi gaya kepemimpinan yang penuh empati, menenangkan, sekaligus membangun rasa percaya.
Desri percaya bahwa pelayanan terbaik lahir dari keseimbangan antara kompetensi teknis dan ketulusan hati.
Perjalanan Desri juga tidak berhenti pada dunia perbankan. Jiwa entrepreneurship membawanya merambah bisnis kuliner.
Bagi Desri, bisnis bukan sekadar mencari keuntungan, melainkan ruang untuk mengekspresikan ide, melatih manajemen waktu, serta menghadirkan kebahagiaan bagi orang lain.
Dunia kuliner memperluas horizon kreativitasnya, sekaligus memperkaya jejaring sosial di luar lingkaran profesional perbankan.
Dengan kombinasi ketelitian ala sastra Jepang, profesionalisme perbankan, dan semangat entrepreneurship, Desri Usnia hadir sebagai pribadi adaptif yang selalu relevan dengan perubahan zaman.
Ia percaya bahwa setiap peran baik sebagai profesional, pemimpin, maupun entrepreneur adalah peluang untuk menciptakan nilai tambah bagi organisasi, rekan kerja, dan masyarakat luas.
Perjalanannya menjadi bukti nyata bahwa akar keilmuan apapun, jika digarap dengan sungguh-sungguh, mampu menumbuhkan pohon prestasi yang rindang.
Dari sastra hingga layanan perbankan, dari empati hingga inovasi, Desri Usnia menunjukkan bahwa pelayanan sejati adalah perpaduan ketajaman pikiran dan ketulusan hati. []





