
Aceh Tamiang – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat yang terdampak bencana.
Banjir yang terjadi pada 11 Oktober 2026 itu melanda sejumlah wilayah di Aceh Tamiang. Kecamatan Bendahara menjadi salah satu daerah yang paling terdampak akibat tingginya curah hujan yang menyebabkan debit air meningkat dan merendam permukiman warga.
Kondisi banjir semakin parah setelah tanggul di Kampung Marlempang, Kecamatan Bendahara, mengalami kebocoran. Tanggul yang tidak lagi mampu menahan debit air tersebut menyebabkan luapan air meluas hingga ke desa-desa di sekitarnya.
Sebagai bagian dari upaya tanggap darurat, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut menyalurkan bantuan berupa paket logistik untuk masyarakat terdampak serta extra fooding atau tambahan makanan bagi tim satuan tugas (satgas) dan relawan.
Penyaluran bantuan dilakukan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Tamiang dan pemerintah daerah setempat. Bantuan itu diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga selama masa tanggap darurat hingga tahap awal pemulihan pascabencana.
Camat Bendahara, Sandi Suendri, Kamis (15/10) menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan Pertamina kepada masyarakat yang terdampak banjir.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut atas bantuan yang diberikan kepada masyarakat Kecamatan Bendahara yang menjadi korban banjir di Aceh Tamiang. Bantuan ini sangat berarti bagi proses pemulihan masyarakat. Semoga kita senantiasa berada dalam lindungan-Nya dan diberikan kemudahan dalam segala sesuatu,” ujar Sandi.
Apresiasi serupa disampaikan Kepala Bidang Pencegahan, Kesiapsiagaan, dan Pemadam Kebakaran BPBD Kabupaten Aceh Tamiang, Juli Darmabakti. Dia mengatakan, bantuan tersebut telah diantarkan ke kecamatan yang paling terdampak untuk selanjutnya didistribusikan kepada warga.
“Hari ini kita telah mengantarkan bantuan ke kecamatan paling terdampak di Kabupaten Aceh Tamiang. Selanjutnya dari kecamatan akan langsung mendistribusikan kepada masyarakat yang terdampak. Terima kasih kepada Pertamina atas bantuan yang telah diberikan. Salam tangguh, salam kemanusiaan,” kata Juli.
Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Sumbagut Pertamina Patra Niaga, Fahrougi Andriani Sumampouw, mengatakan keterlibatan perusahaan dalam penanganan bencana merupakan bagian dari komitmen tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL).
Menurutnya, Pertamina tidak hanya berfokus pada distribusi energi nasional, tetapi juga berupaya hadir membantu masyarakat yang menghadapi situasi darurat.
“Melalui aksi tanggap darurat bencana ini, Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat. Kami berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban warga terdampak sekaligus memperkuat sinergi dan hubungan baik antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat. Pertamina hadir tidak hanya sebagai penyedia energi nasional, tetapi juga sebagai mitra sosial yang peduli terhadap kondisi masyarakat dan lingkungan sekitar,” tutup Fahrougi. []





