
Banda Aceh – Pengurus Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kota Banda Aceh menyelenggarakan Masa Kesetiaan Anggota (MAKESTA) dan Konferensi Cabang (Konfercab) III pada Sabtu (27/7/2025).
Kegiatan yang dipusatkan di ruang multimedia SMA Negeri 3 Banda Aceh ini diikuti oleh 35 peserta dan berlangsung selama satu hari penuh.
Kegiatan diawali dengan MAKESTA sebagai bentuk pengkaderan awal bagi anggota IPNU. Ketua panitia, Sulthan Kemal, menyampaikan bahwa acara ini mendapatkan dukungan luas, khususnya dari para tokoh Nahdlatul Ulama.
“Alhamdulillah, selama proses persiapan hingga pelaksanaan, kami menerima banyak dukungan dari berbagai pihak, terutama para tokoh NU,” ujar Kemal dalam laporan kegiatan.
Acara ini turut dihadiri dan dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Sosial Provinsi Aceh sekaligus pembina PC IPNU Banda Aceh, Muslem Yacob. Dalam sambutannya, Yacob menyatakan komitmennya untuk mendukung program dan kegiatan IPNU di masa mendatang.
“Insyaallah, kita siap berkolaborasi, terutama dalam kegiatan-kegiatan sosial seperti bakti sosial dan lainnya,” ungkap Yacob.
Lima narasumber dihadirkan untuk membekali peserta dengan berbagai materi penting. Abati Auliansyah Nurdin menyampaikan materi Keaswajaan; Muslem Yacob membawakan materi Keindonesiaan; Waled Rusli menyampaikan materi Ke-NU-an; Syahrindra A.N mengisi materi Ke-IPNU-an; dan Ismail Darimi membawakan materi Kepemimpinan.
Setelah sesi materi, seluruh peserta MAKESTA dibaiat secara resmi oleh Pengurus Wilayah IPNU Aceh. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Konfercab III yang menjadi forum tertinggi pengambilan keputusan di tingkat cabang.
Dalam forum tersebut, M. Ijlal Zarafi resmi terpilih sebagai Ketua Pengurus Cabang IPNU Kota Banda Aceh untuk periode 2025–2027. Dalam sambutan perdananya, Ijlal menyampaikan tekadnya untuk menjadikan IPNU Banda Aceh sebagai organisasi yang aktif, kolaboratif, dan lebih dikenal luas di masyarakat.
“Saya ingin membawa PC IPNU Banda Aceh menjadi organisasi yang terbuka untuk kolaborasi dan semakin eksis di tengah masyarakat,” ujarnya. []





