
Banda Aceh – Sebanyak 76 mahasiswa Program Studi Ilmu Perpustakaan (IP) Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry Banda Aceh mengikuti pembekalan dan pelatihan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di Aula Mini fakultas tersebut, Sabtu (27/6).
Pelepasan peserta PKL dijadwalkan berlangsung pada Senin (29/6), sebelum mahasiswa diterjunkan ke sejumlah lokasi magang di berbagai daerah di Aceh.
Ketua Program Studi Ilmu Perpustakaan Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry, Mukhtaruddin MLIS, mengatakan program magang bertujuan memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan ke dunia kerja.
“Magang menjadi kesempatan yang sangat berharga bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan teknis, menjaga etika kerja, membangun jejaring, dan mengasah kemampuan kolaboratif. Semua itu penting sebagai bekal memasuki dunia kerja yang semakin kompetitif dan dinamis,” ujar Mukhtaruddin.
Dalam pembekalan tersebut, mahasiswa juga memperoleh materi mengenai tahapan dan prosedur pelaksanaan PKL, penyusunan program kerja, mekanisme pelaporan, serta etika selama berada di lokasi magang.
Selain itu, kegiatan turut menghadirkan alumni yang tergabung dalam Aceh Library Consultant (ALC). Para alumni membekali mahasiswa dengan keterampilan pengelolaan perpustakaan modern, termasuk penerapan sistem otomasi perpustakaan berbasis SLiMS dan Inlislite.
Mukhtaruddin menilai transformasi digital telah mengubah wajah perpustakaan, mulai dari peralihan buku cetak ke e-book hingga pengembangan layanan perpustakaan digital.
Karena itu, mahasiswa dituntut tidak hanya menguasai aspek teknis, tetapi juga memiliki kemampuan nonteknis yang memadai.
“Mahasiswa perlu mengembangkan soft skill seperti kemampuan komunikasi, manajemen waktu, disiplin, serta kemampuan bekerja sama dan membangun networking,” katanya.
Mukhtaruddin menegaskan, mahasiswa peserta PKL harus menjaga sikap, integritas, dan nama baik kampus selama menjalani masa magang di berbagai instansi.
“Saya mengingatkan mahasiswa agar selalu menjaga nama baik UIN Ar-Raniry selama menjalani PKL. Tunjukkan sikap profesional, disiplin, santun, serta mampu beradaptasi dengan lingkungan kerja karena apa yang dilakukan mahasiswa akan mencerminkan citra dan marwah institusi,” ujar Mukhtaruddin.
Ia menambahkan, mahasiswa tidak hanya membawa identitas pribadi, tetapi juga mewakili almamater di tengah masyarakat dan lembaga tempat mereka ditempatkan.
“Kepercayaan yang diberikan berbagai perpustakaan kepada mahasiswa UIN Ar-Raniry harus dijaga dengan kinerja yang baik, etika yang kuat, dan tanggung jawab dalam menyelesaikan setiap program kerja yang telah direncanakan,” katanya.
Sebanyak 76 mahasiswa peserta PKL semester ganjil tahun akademik 2026/2027 akan ditempatkan di 31 perpustakaan yang tersebar di Banda Aceh, Aceh Besar, serta sejumlah kabupaten dan kota lain sesuai daerah asal mahasiswa.
Lokasi tersebut meliputi perpustakaan sekolah dan dayah, perpustakaan perguruan tinggi, hingga perpustakaan khusus milik instansi pemerintah maupun swasta. Pelaksanaan PKL dijadwalkan berlangsung selama 45 hari, mulai 13 Juli hingga 31 Agustus 2026. []






