
Aceh Besar – Libur Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah membawa berkah bagi sektor pariwisata Aceh Besar. Salah satu destinasi andalan, Pantai Lampuuk, kembali dipadati wisatawan yang menghabiskan waktu bersama keluarga.
Pantai yang berada di Kecamatan Lhoknga ini memang dikenal tak pernah kehilangan daya tarik. Hamparan pasir putih yang luas berpadu dengan laut biru serta latar pegunungan hijau menghadirkan panorama yang memanjakan mata.
Saat puncak libur Lebaran, kawasan pantai yang membentang dari Pulo Kapoek hingga Babah Dua dipenuhi ratusan pengunjung. Suasana khas liburan pun terasa kental—mulai dari anak-anak bermain air, keluarga bersantai di tepi pantai, hingga aroma ikan bakar yang menggoda.
Bagi sebagian orang, berkunjung ke Pantai Lampuuk bahkan sudah menjadi tradisi tahunan saat mudik. Salah satunya Adriman (40), warga Sumatera Utara, yang selalu menyempatkan diri datang bersama keluarga ketika pulang ke Banda Aceh.
“Kalau mudik ke Banda Aceh, rasanya belum lengkap kalau belum ke Pantai Lampuuk. Anak-anak selalu ingin mandi dan bermain pasir di sini,” ujarnya, Selasa (24/3).
Menurutnya, keindahan Pantai Lampuuk memiliki karakter tersendiri yang sulit ditemukan di tempat lain.
“Pemandangannya luar biasa. Gunung yang hijau, laut yang biru, dan pasir putih yang panjang membuat kami selalu ingin kembali,” katanya.
Pemerintah daerah pun terus melakukan pembenahan untuk menjaga daya tarik destinasi ini. Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Aceh Besar, Safrizal menegaskan peningkatan kualitas fasilitas menjadi fokus utama, mulai dari area parkir, MCK, hingga penataan kawasan kuliner.
“Kondisi objek wisata adalah cerminan wajah daerah. Karena itu, kebersihan, kenyamanan, dan keramahan pengelola harus terus dijaga,” ujarnya.
Ia juga memastikan pemantauan langsung dilakukan selama masa liburan guna menjamin keamanan dan kenyamanan wisatawan.
“Saya turun langsung ke lapangan untuk memastikan semua berjalan dengan baik, aman, dan nyaman bagi para wisatawan,” katanya.
Selain itu, koordinasi dengan para pengelola wisata telah dilakukan sebelum masa libur untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung.
“Kami ingin memastikan semua siap menyambut lonjakan pengunjung selama Lebaran,” jelasnya.
Safrizal turut mengajak masyarakat dan pelaku usaha wisata untuk menjaga pelayanan agar wisatawan merasa betah.
“Kenyamanan pengunjung adalah kunci. Jika mereka puas, tentu akan kembali lagi dan bahkan mengajak orang lain datang ke Aceh Besar,” pungkasnya.
Lonjakan kunjungan selama libur Idul Fitri ini menjadi sinyal positif bagi kebangkitan pariwisata Aceh Besar. Aktivitas wisata yang meningkat juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat pesisir yang bergantung pada sektor tersebut. []



